08 September 2012

latah Teknologi atau hanya Previles sesaat

Baru kali ini aku posting di blogku yg jadul ini, itu karna kesibukanku di dunia kerja hingga melupakan semua bisnis online yang telah aku rintis setahun yang lalu mau apa lagi kebutuhan pokok memaksa untuk dipenuhi beserta kebutuhan keluargaku yang semakin lama semakin semakin meningkat....!!
Alhamdulillah Usaha Warnet yang aku kelola sudah berjalan 2 tahun 6 bulan, yang patut aku cermati dalam perkembangan teknologi yang semakin pesat bahwa lambat laun Warnet akan mengalami kondisi kritis senasib dengan pendahulunya yaitu "Wartel" namun aku tidak tinggal diam aku tidak mau usahaku ini jatuh berguguran laksana daun di musim panas ini...aku mencari peluang yang biasa disebut HOT NEWS...xixixi..ada-ada aja, aku lihat anak muda di makassar ini begitu cepat menerima rangsang teknologi entah itu dari berita,teman ke teman atau media sosial lainnya... Game Centre merupakan pilhanku dan melakukan beberapa renovasi yang menguras tabunganku..dan Alhamdulillah....berhasil meramaikan warnetku kembali dengan desain game centre dan warna cat yang terang menjadikan Warnet ku semi game centre namun tetap bisa browsing..

perkembangan teknologi menjadi boomerang bagi pengusaha yang mengandalkan jasa sewa seperti warnet itu sendiri, berhubung serangan SmartPhone,iPAD,Table, dgn system symbian dan android, menjadikan warnet adalah pilihan terakhir para user penggila dunia maya dikarenakan para Provider memudahkan penggunanya dengan paket2 internet berbagai pilihan..dan tentu saja murah....



maka dari itu saya takjub dengan bangsa ini toh pengiklan di berbagai media baik itu TV, spanduk,..masyarakat begitu antusias memburu semua hal yang berbau teknologi...ada apa ini bukankah kita masih latah teknologi..?bukankah anak tingkat SD-SMP belum memerlukan media Hp Blackberry dan smartphone lantas apa..?...tak ada kata lain putra-putri bangsa ini mudah terprovokasi terhadap sesuatu yg dinggapnya canggih, barometer kebutuhan bukan berdasar pada "apa yang aku butuhkan"..namun aku butuhkan apa" akan menjadi landasan anak bangsa ini untuk tidak ketinggalan gaya terhadap semua hal yg mereka anggap bisa menggangkat "preveles"(hak untuk dihormati dan disanjung) sudah menjadi kebutuhan sekunder yang kalau kita telaah adalah pendidikan yang rusak menghantar pada perlombaan gaya hidup yang tidak normal....

alay....adalah kata yang tepat menggambarkan kondisi anak bangsa ini, alay menurut beberapa pakar berasal dari kata "anak layangan" yg mengambarkan situasi dan kondisi mental yang mudah terkontaminasi dan berpindah-pindah terhadap sesuatu baik informasi, teknologi budaya dan hoby pertanyaannya adalah apakah "Alay" masuk dalam kategori patologi sosial yang menggambarkan "penyakit sosial" yang diterima masyarakt dalam keadaan tidak sadar.....beberapa pakar sosiologi menganggap "alay" bukanlah semacam penyakit masyarakat namun lebih disebabkan oleh kondisi sosial dan pribadi personal yang begitu mudah menerima "obyek ransangan" yang lagi tren di tengah-tengan masyarakat...

wassalam

Lukmanul hakim S.sos

No comments: